Senin, 21 Oktober 2019

RENCANA PENGELOLAAN SUMBER DAYA AIR WILAYAH SUNGAI CITARUM

Rencana Pengelolaan Sumber Daya Air tidak terlepas dari pengelolaan wilayah sungai. Menurut Peraturan Pemerintah No. 35 Tahun 1991 tentang Sungai mendefinisikan wilayah sungai adalah kesatuan wilayah tata pengairan sebagai hasil pengembangan satu atau lebih daerah pengaliran sungai.

Dalam pengelolaannya harus mencakup seluruh wilayah sungai. Berdasarkan Peraturan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Nomor 04/PRT/M/2015 Tentang Kriteria dan Penetapan Wilayah Sungai, Wilayah Sungai Citarum merupakan Wilayah Sungai Strategis Nasional dengan Kode Wilayah Sungai: 02.06.A3. Terdiri dari dari 10 Kabupaten dan 2 Kota dengan Sungai Citarum yang menjadi sungai utama.

Selengkapnya :
http://bbwscitarum.com/wp-content/uploads/2016/11/Rencana-Pengelolaan-Sumber-Daya-Air-WS-Citarum.pdf

Senin, 15 Juli 2019

STRATEGI SOSIALISASI PROGRAM PELESTARIAN SUNGAI CITARUM MELALUI PELATIHAN PENGGUNAAN PORTAL CITARUMPEDIA UNTUK KALANGAN KEPALA DESA DI KECAMATAN KLARI KABUPATEN KARAWANG


Pada hari Selasa, 5 Maret 2019, mulai Pukul 10.00 WIB berlangsung kegiatan Strategi Sosialiasi Program Pelestarian Sungai Citarum Melalui Pelatihan Penggunaan Portal Citarumpedia untuk Kalangan Kepala Desa Di Kecamatan Klari Kabupaten Karawang, bertempat di Aula Kecamatan Klari, Kabupaten Karawang. Provinsi Jawa Barat.

Rabu, 20 Maret 2019

SEDIMENTASI DELTA SUNGAI CITARUM, KECAMATAN MUARA GEMBONG, KABUPATEN BEKASI





Oleh : Paryono Paryono, Ario Damar, Setyo Budi Susilo, Rokhmin Dahuri dan  Heny Suseno

Salah satu dampak perubahan penggunaan lahan di DAS Citarum bagian hilir terhadap wilayah pesisir yaitu terjadinya sedimentasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kadar sedimen dan total sedimen di Sungai Citarum hilir. Perhitungan total sedimen dilakukan dengan pengukuran sampel kadar sedimen/total padatan tersuspensi (Total Suspended Solid,TSS) di 3 (tiga) lokasi yaitu inlet waduk Jatiluhur, outlet Waduk Jatiluhur, dan Sungai Citarum hilir sebelum muara sungai. Waktu penelitian yaitu tahun 2014. Pengambilan sampel kadar sedimen dilakukan pada musim kemarau dan musim hujan. Analisis kadar sedimen mengacu SNI 06-6989.3-2004 tentang cara uji TSS secara gravimetri. Hasil pengukuran kadar sedimen di lokasi inlet Waduk Jatiluhur sebesar 0,20 kg/m3, outlet Waduk Jatiluhur sebesar 0,02kg/m3 , dan Sungai Citarum hilir sebesar 0,44 kg/m3. Total sedimen di lokasi inlet Waduk Jatiluhur sebesar 1,34 x 106 ton/tahun, total sedimen outlet Waduk Jatiluhur sebesar 0,14 x 106 ton/tahun, dan total sedimen yang masuk ke muara Sungai Citarum sebesar 1,79 x 106 ton/tahun. Keberadaan Waduk Jatiluhur telah mengurangi potensi beban sedimen masuk ke laut sebesar 1,20 x 106 ton/tahun. Pasokan sedimen dari Sungai Citarum menyebabkan terjadinya sedimentasi di sekitar muara Sungai Citarum dengan luas 3.828,26 ha pada tahun 2014.


Kata kunci : sedimentasi; kadar sedimen; Sungai Citarum

Selengkapnya :

Jurnal Penelitian Pengelolaan Daerah Aliran Sungai
(Journal of Watershed Management Research)
Vol. 1 No. 1 April 2017 : 15 - 26

http://ejournal.forda-mof.org/ejournal-litbang/index.php/JPPDAS/article/view/1655/2075

KAJIAN KEBERLANJUTAN PENGEMBANGAN ECOVILLAGE DI DAS CITARUM HULU







Oleh : Nita Nilawati Walla, Cecep Kusmana dan Hikmat Ramdan

Daerah Aliran Sungai (DAS) Citarum merupakan DAS terbesar di Jawa Barat, dengan panjang 269 km dan memiliki luas 7,061.77 km2 . Sungai Citarum dan anak-anak sungainya menurut peruntukan air dan baku air di Jawa Barat (Surat Keputusan Gubernur Provinsi Jawa Barat Nomor 39 Tahun 2000) adalah sebagai sumber air untuk irigasi/pertanian, air baku air minum, perikanan, air baku industri, pengendali banjir dan pembangkit listrik tenaga air. Berdasarkan hal tersebut, maka kuantitas dan kualitas air Sungai Citarum harus tetap terjaga. Tetapi sampai saat ini kondisi sumber daya alam dan lingkungan di Jawa Barat memperlihatkan adanya kecenderungan over eksploitasi. Bagian hulu DAS Citarum mengalami degradasi fungsi konservasi sumber dayaair seperti luas lahan kritis mencapai 26,022.47 ha, yang mengakibatkan run off aliran permukaan sebesar 3,632.50 juta m3/tahun serta sedimentasi sebesar 7,898.59 ton/ha (KLH, 2015).

Selengkapnya :

Jurnal Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan Vol. 6 No.2 (Desember 2016): 131-14

http://journal.ipb.ac.id/index.php/jpsl/article/view/15243

Selasa, 19 Maret 2019

RESPON OKSIGEN TERLARUT TERHADAP PENCEMARAN DAN PENGARUHNYA TERHADAP KEBERADAAN SUMBER DAYA IKAN DI SUNGAI CITARUM

Oleh : Yayuk Sugianti, Lismining Pujiyani Astuti (Balai Riset Pemulihan Sumberdaya Ikan, Kementerian Kelautan dan Perikanan 

ABSTRAK
Konsentrasi oksigen terlarut (DO) menjadi parameter yang paling banyak mendapat perhatian karena mencerminkan kualitas air dan kesehatan suatu ekosistem perairan. Sepanjang aliran sungai utama Citarum kondisi perairannya sudah tercemar berat diakibatkan masukan limbah, baik itu limbah rumah tangga dan perkotaan, limbah industri, juga limbah pertanian dan peternakan, kondisi ini menyebabkan gangguan bagi organisme yang ada di dalamnya salah satunya adalah ikan. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui perubahan kualitas perairan akibat pencemaran melalui pola sebaran konsentrasi DO dengan melakukan simulasi menggunakan model Streeter & Phelps dan pengaruhnya terhadap kehidupan ikan di Sungai Citarum. Hasil penelitian menunjukkan tingginya nilai BOD di Sungai Citarum menyebabkan penurunan DO, yang mengindikasikan bahwa sungai ini telah mengalami tekanan pemanfaatan yang melebihi daya dukungnya. Kondisi ini berpengaruh pada keberadaan ikan di Sungai Citarum, dimana telah terjadi pengurangan jenis-jenis ikan. Hanya ikan-ikan yang tahan terhadap kondisi DO rendah yang bisa bertahan hidup di Sungai Citarum.
Kata kunci: oksigen terlarut, model Streeter Phelps, Sungai Citarum.
Selengkapnya :

Jurnal Teknologi Lingkungan Vol 9. No. 2 (2018)

Kamis, 31 Januari 2019

Citarum Harum Pengaruhi Industri Kecil

PABRIK berada di dekat aliran Sungai Citarum, Kecamatan Baleendah, Kabupaten Bandung, Kamis 13 September 2018.*/ADE MAMAD/PRTAHUN 2018 dinilai menjadi salah satu tahun terberat bagi industri tekstil dan produk ­tekstil (TPT) Ja­wa Barat.
Alasannya, selain karena terpukul dari sisi pasar lokal yang per­min­taannya semakin berkurang, te­kan­an juga terjadi karena dipengaruhi turunnya produksi dari industri pence­lupan.
Selengkapnya :

Terkait Pernyataan Ridwan Kamil, Profesor Dini: Kegagalan Citarum Berarti Kegagalan Presiden

SUNGAI Citarum.*BANDUNG, (PR).- Ketua Dewan Pengawas Yayasan Citarum Harum, Profesor Dini Dewi Heniarti sesalkan pernyataan Gubernur Jabar Ridwan Kamil. Pernyataan tersebut mengenai kegagalan  Program Citarum Harum akibat kegagalan kepemimpinan sehingga elemennya tidak kompak.

Selengkapnya :

Selasa, 18 Desember 2018

Pencirian Debit Aliran Sungai Citarum Hulu

Yayat Hidayat, Kukuh Murtilaksono, Enni Dwi Wahjunie, dan Diah Retno Panuju (Jurnal Ilmu Pertanian Indonesia (JIPI), Agustus 2013 Vol. 18 (2))

Citarum merupakan salah satu sungai strategis di Jawa Barat karena di bagian hulu sungai tersebut terdapat 3 waduk besar, yaitu Waduk Saguling, Cirata, dan Jatiluhur, yang memasok 20% kebutuhan listrik Jawa-Bali. Di wilayah hilir, Citarum juga menyediakan kebutuhan air irigasi sawah lebih dari 240.000 ha, air baku air minum PDAM (termasuk PT. Thames PAM Jaya-TPJ), dan kebutuhan industri (Jasa Tirta II 2005).

Selengkapnya :
http://journal.ipb.ac.id/index.php/JIPI/article/viewFile/8383/6531

Perusahaan Pencemar Sungai Citarum 'Diseret' ke Hukum

Ciatrum merupkan sungai yang memeiliki posisi strategis, termasuk dalam mendukun perekonomian wilayah. Berikut tayangan video yang bersumber dari Channel CNN Indonesia (https://youtu.be/SpSOVgDoRU4) mengenai kerusakan Sungai Citarum yang disebabkan oleh aktivitas industri

Pemerintah Siapkan Rp 1,3 Triliun untuk Benahi Sungai Citarum

Katadata.co.id - Pemerintah menyiapkan anggaran sebesar Rp 1,3 triliun untuk revitalisasi Daerah Aliran Sungai (DAS) Citarum. Rencananya, proyek percepatan pengendalian pencemaran dan kerusakan sungai di Jawa Barat itu bakal dimulai tahun depan.

Selengkapnya :
https://katadata.co.id/berita/2018/11/23/pemerintah-siapkan-rp-13-triliun-untuk-benahi-sungai-citarum

Repost :
(@Citarum-015)

Minggu, 09 Desember 2018

Evaluasi Kemampuan Pulih Diri Oksigen Terlarut Air Sungai Citarum Hulu

Oleh: Eko Harsono (Limnotek,Vol 17, No 1, 2010)

Penelitian ini bertujuan mengevaluasi pulih diri (self purification) oksigen terlarut (DO;Dissolved Oxygen) melalui uji kelenturan DO diperagakan dengan model QUAL2K,dan diuji melalui simulasi pengubahan nilai parameter pada model lengkung DO. Parameter model yang diubah nilainya tersebut adalah kemiringan dasar sungai, kebutuhan oksigen sediment (SOD; Sediment Oxygen Demand) sungai,konsentrasi DO, NH4 dan (NO2+NO3),serta BODfast dan BODslow air sungai. 


Selengkapnya  : 

https://rin.lipi.go.id/dataset.xhtml?persistentId=doi:10.5072/FK2/ZKHVJF

Repost:
(@Citarumpedia-007) 

Jumat, 07 Desember 2018

Beban Pencemaran limbah Industri dan Status Kualitas Air Sungai Citarum

Oleh : Nana Terangna Bukit, dan Iskandar A. Yusuf ( Jurnal Teknologi Lingkungan, Vol. 3, No. 2, Mei 2002: 98-106 )

Sungai Citarum beserta tiga waduk besar yaitu Saguling Cirata dan Juanda (Jatiluhur) memiliki fungsi ekonomi ekologi dan sosial yang sangat penting bagi masyarakat Jawa Barat dan DKI Jakarta.

Selengkapnya :

 http://ejurnal.bppt.go.id/ejurnal2011/index.php/JTL/article/view/199

Repost:
( @Citarumpedia-005)

IDENTIFIKASI KEMISKINAN AIR DI DAERAH ALIRAN SUNGAI CITARUM HULU: KASUS DAERAH BANDUNG RAYA

Oleh : Nova Maulani, Sunardi, Dadan Sumiarsa, dan Djuwansah (Program Studi Magister Ilmu Lingkungan – Universitas Padjadjaran Bandung/ JURNAL ILMU LINGKUNGAN Volume 11 Issue 2: 92-99 (2013) ISSN 1829-8907

Sungai Citarum termasuk salah satu sungai besar dan strategis di Indonesia kondisinya dalam keadaan sangat kritis. Berbagai aktivitas dengan kurang terkendalinya limbah yang dibuang ke sungai menyebabkan Sungai Citarum menghadapi berbagai permasalahan yang berdampak pada suplai air baku/bersih bagi penduduk sekitar DAS. Kritisnya tersebut sudah terjadi sejak dari bagian hulu.

Selengkapnya :
 https://ejournal.undip.ac.id/index.php/ilmulingkungan/article/download/6751/5520

Limbah 8 Perusahaan di Bandung Barat Diduga Cemari Sungai Citarum

NGAMPRAH, (PR).- Delapan perusahaan di Kecamatan Batujajar, Kabupaten Bandung Barat diduga telah melakukan pelanggaran dengan membuang limbah ke Sungai Citarum.

Baca Selengkapnya :

www.galamedianews.com/foto/208348/anakanak-bermain-di-tumpukan-sampah-sungai-citarum.html

Repost :
(@Citarumpedia-009)

Pemerintah Gelontorkan Rp 640 Miliar untuk Sungai Citarum


Detik.com. "Kita (menggelontorkan anggaran) Rp 640 miliar, hanya yang untuk nanti dikelolanya oleh Satgas Citarum Harum," kata Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan di Saung Citarum Harum Sektor 8, Cicukang, Desa Mekar Rahayu, Kecamatan Margaasih, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Rabu (5/12/2018).

berikut berita lengkapnya :

https://news.detik.com/berita-jawa-barat/d-4332097/pemerintah-gelontorkan-rp-640-miliar-untuk-sungai-citarum?_ga=2.178818407.2121933897.1544162628-1710447434.1513329122

Repost : 
( @Citarumpedia-008 )

PLN UP3 Cimahi Mendukung Pelestarian Ekosistem Di Sungai Citarum

TRIBUNJABAR.ID, CIMAHI - PLN UP3 Cimahi mendukung pelestarian ekosistem di sepanjang badan Sungai Citarum yang saat ini kondisinya sedikit membaik setelah gencar dilakukan pembersihan mulai dari hulunya.

Baca Selengkapnya: 
http://jabar.tribunnews.com/2018/12/07/ini-cara-pln-up3-cimahi-mendukung-pelestarian-ekosistem-sungai-citarum

Repost:
( @citarumpedia-007)


Revitalisasi Sungai Citarum, Menko Luhut: Kita Akan Buat Danau

okezone.com, JAKARTA - Sungai Citarum sangat memprihatinkan dan merupakan sungai terkotor kedua di dunia. Menyadari bahwa kelestarian sungai terpanjang dan terbesar di Jawa Barat ini merupakan tanggung jawab pemerintah pusat maupun Pemda setempat. Bahkan seluruh masyarakat yang bermukim di Jawa Barat.
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan, pemerintah saat ini terus berupaya untuk mempercepat revitalisasi dan rehabilitasi Sungai Citarum. Di mana salah satu caranya dengan pembuatan danau seluas 10 hektar.

Baca Selengkapnya :

https://economy.okezone.com/read/2018/12/07/320/1988348/revitalisasi-sungai-citarum-menko-luhut-kita-akan-buat-danau 

Repost:
(@Citarumpedia-006)

Demi Kurangi Sampah di Sungai Citarum Kementerian PUPera Membangun IPAL Komunal dan TPS 3R

TRIBUNJABARID.com, DAYEUHKOLOT - Demi mengurangi sampah di aliran Sungai Citarum, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemen PUPera) Republik Indonesia membangun TPS 3R (reuse, reduce, dan recycle) dan Sanimas (Sanitasi Berbasis Masyarakat) atau IPAL Komunal masyarakat bersama Satgas Citarum Harum.

Selengkapnya :

http://jabar.tribunnews.com/2018/12/03/demi-kurangi-sampah-di-sungai-citarum-kementerian-pupera-membangun-ipal-komunal-dan-tps-3r

Repost :
( @Citarumpedia-005 )

BPPT Usul Pemasangan Teknologi Online Pantau Pencemaran Citarum

detikcom. Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) mengusulkan pemasangan teknologi untuk melakukan pemantauan secara online Sungai Citarum dari pencemaran lingkungan. BPPT menilai salah satu sumber pencemaran daerah aliran sungai (DAS) Citarum adalah buangan air limbah dari domestik dan industri.

Selengkapnya :

https://news.detik.com/berita/d-4333195/bppt-usul-pemasangan-teknologi-online-pantau-pencemaran-citarum

Repost:

(@Citarumpedia-07)

Darurat Sampah Sungai Citarum

Persoalan Sungai Citarum sudah mendunia, bahkan ada pihak yang menyebutkan bahwa Citarum sebagai sungai paling kotor di dunia. Berikut tayangan video mengenai Sungai Citarum yang bersumber dari Channel YouTube CNN Indonesia (https://youtu.be/-Cr4teaESUE)

 

Kota Cerdas Ramah Lingkungan: Inovasi Urban Berbasis Teknologi Hijau

Pendahuluan Apa jadinya jika kota-kota kita tidak hanya cerdas secara digital, tetapi juga cerdas dalam menjaga alam? Dengan populasi urba...