Oleh:
Dr.Ir. I. Ketut Irianto M.Si
Adanya keprihatinan yang besar di antara masyarakat akan kualitas lingkungan telah
membantu dicurahkannya minat yang kian besar untuk mempelajari ekologi mikroba. Sebagai
contoh mikroorganisme memegang peranan yang menentukan dalam menguraikan sampah yang
berasal dari manusia dan industri yang dibuang ke dalam air dan tanah. Mereka mampu
melaksanakan daur ulang terhadap banyak macam bahan. Kualitas dan produktivitas perairan
alamiah saling berkaitan, terutama dengan populasi mikrobanya. Udara bersih serta bebas debu
mengandung sedikit mikroorganisme. Dengan demikian nyatalah bahwa penilaian terhadap
kualitas lingkungan mempunyai kaitan yang rumit dengan flora mikroba yang ada (Pelezar dan
Chan, 2005).
Selengkapnya :
http://repository.warmadewa.ac.id/279/1/PEMANFAATAN%20BAKTERI.pdf
Citarumpedia
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Kota Cerdas Ramah Lingkungan: Inovasi Urban Berbasis Teknologi Hijau
Pendahuluan Apa jadinya jika kota-kota kita tidak hanya cerdas secara digital, tetapi juga cerdas dalam menjaga alam? Dengan populasi urba...
-
Pada era perdagangan bebas saat ini, peningkatan nilai ekspor hasil perikanan bukan semata -mata terbatas pada volume produksi, namun juga p...
-
Yayat Hidayat, Kukuh Murtilaksono, Enni Dwi Wahjunie, dan Diah Retno Panuju (Jurnal Ilmu Pertanian Indonesia (JIPI), Agustus 2013 Vol. 18 ...
-
Pendahuluan Pernahkah Anda membayangkan sungai di kota Anda bisa "berbicara"? Memberitahu ketika airnya tercemar atau memprediks...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar