Oleh:
Andreas Doweng Bolo, SS, M.Hum. dan Hendrikus Endar Suhendar, SS, M.Hum.
Bandung yang dilalui beberapa sungai terutama Sungai Citarum menyimpan
persoalan pelik salah satunya adalah banjir. Berbagai upaya dilakukan namun dari tahun
ketahun banjir akibat luapan Sungai Citarum tetap terjadi di musim penghujan dan
kekeruhan air yang parah di musim kemarau. Warga masyarakat penghuni bantaran Sungai
Citarum dari masa ke masa senantiasa menyesuaikan diri dengan ritme sungai ini. Bila
musim hujan maka warga penghuni bantaran bersiap untuk menghadapi bahaya banjir
sedangkanpada musim kemarau mereka bersiap untuk mencium bau busuk sungai.
Selengkapnya :
http://journal.unpar.ac.id/index.php/Sosial/article/viewFile/206/191
Citarumpedia
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Kota Cerdas Ramah Lingkungan: Inovasi Urban Berbasis Teknologi Hijau
Pendahuluan Apa jadinya jika kota-kota kita tidak hanya cerdas secara digital, tetapi juga cerdas dalam menjaga alam? Dengan populasi urba...
-
Pada era perdagangan bebas saat ini, peningkatan nilai ekspor hasil perikanan bukan semata -mata terbatas pada volume produksi, namun juga p...
-
Yayat Hidayat, Kukuh Murtilaksono, Enni Dwi Wahjunie, dan Diah Retno Panuju (Jurnal Ilmu Pertanian Indonesia (JIPI), Agustus 2013 Vol. 18 ...
-
Pendahuluan Pernahkah Anda membayangkan sungai di kota Anda bisa "berbicara"? Memberitahu ketika airnya tercemar atau memprediks...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar